Pengurus

Organisasi

Bersama, kita bisa memerangi kebutaan katarak di Indonesia

Kami sadar masih banyak masyarakat pra-sejahtera di negara tercinta kita yang mengalami kebutaan dari penyakit katarak. Padahal kebutaan yang diakibatkan oleh katarak dapat diobati dengan melakukan suatu operasi pada mata. Namun karena keterbatasan biaya, banyak dari mereka yang lebih memilih untuk mengikhlaskan pengelihatan mereka hilang.

Lentera Mata Indah merupakan yayasan sosial yang berbasis relawan dan tidak menggaji staff secara bulanan, berusaha secara bersama-sama untuk datang membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung agar dapat mengakses operasi mata dalam misi untuk menghilangkan penyakit katarak di Indonesia.

Struktur Organisasi Yayasan Lentera Mata Indah

Pembina

Robert Njo

Robert Njo

Robert Njo telah berkecimpung di baksos operasi katarak sejak 2010, bersama sama dengan mentor beliau yaitu mendiang LetJen. (HOR) (Purn.) Dr.(H.C.)TB Silalahi , A.Ma.H.,S.H Berkat jasa Robert Njo dan Opung TB Silalahi yang saat itu menjabat sebagai penasehat militer dan ketahanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kita berhasil mengundang DR Sanduk Ruit ke Indonesia untuk memperkenalkan teknik operasi SICS yang telah disempurnakan dan management baksos katarak Volume Tinggi. Robert Njo juga merupakan Ketua Yayasan Institut Kewarganegaraan Indonesia, Ketua Dewan Pengawas Museum TB. Silalahi, Ketua Dewan Pembina Yayasan Tunas Bangsa Suposurung dan Wakil Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat. Jalan pagi dan stretching adalah keharusan bagi Robert Njo setiap hari untuk menjaga kesehatan badan dan pikiran.

Dr. Sanduk Ruit

Janti Jono

Anna Kasman

Pengurus

Elwi Jono

Elwi Jono

Elwi Jono merupakan sepupu dari mendiang Effi Jono, Founder dari A New Vision - Singapore. Sebagai sepupu dekat maka tidak heran Elwi Jono yang mana sudah berkecimpung di dunia bakti sosial operasi katarak sejak 2010 (sebagai relawan dari dr. Koffie Foundation), menjadi sosok kepercayaan Effi Jono semenjak A New Vision didirikan di tahun 2011 di Singapore. Effi Jono menaruh banyak harapan dan tanggung jawab kepada Elwi bahkan ditugaskan untuk belajar langsung cara management baksos volume tinggi dari dr. Ruit dan Team. Elwi Jono juga mendapatkan perlatihan pendalaman tentang pendeteksian katarak dini dan management eyecamp serta Opthalmologist Community di Nepal dan Madurai, India. Karena kemampuan menguasai lapangan baksos dari A to Z maka tidak heran bilamana Elwi diangkat sebagai ketua dewan pengurus yayasan. Bila lagi tidak sibuk mengurus baksos katarak, Elwi Jono sibuk menjalankan bisnis kecil yang dimilikinya termasuk mengurus putri satu satunya dan 3 ekor anabul lucu2 adopsi dari shelter lokal. Bagi Elwi, workout, yoga dan minum air yang cukup setiap hari adalah kunci utama untuk menjaga stamina dan kesehatan.
Emily Octiva

Emily Octiva

Memiliki kemampuan management dan pendataan yang super dan bisa diandalkan, Emily Octiva bergabung dengan kita sejak 2013 setelah mendengarkan cerita cerita tentang baksos katarak dari teman baik beliau , Theresia Sembiring. Karena kemampuan crowd control yang dimiliki, Emily sering ditempatkan di tempat yang paling ruwet/kacau di area baksos, yaitu area pendaftaran. Tugas Emily tidak hanya berhenti disana, Emily bertugas sebagai Bendahara Yayasan LMI juga mengerjakan Financial Report yang sesuai dengan standard international dan mengimput ratusan data2 pasien hasil baksos operasi katarak Sekarang Emily bahkan sudah menguasai penggunaan alat Biometry (alat untuk mengukur kekuatan lensa yang dibutuhkan oleh pasien katarak) yang cukup rumit Emily adalah Direktur dari perusahaan keluarga dan waktu senggangnya dihabiskan dengan hobby beliau berupa olahraga BJJ, MuayThai dan juga membuat kue.

Tanti Edowati

Di tahun 2013, pertama kali kita berkenalan dengan Tanti Edowati yang mana merupakan teman baik dari ibu Anna Kasman. Tanti hadir sebagai relawan dengan membawa 2 orang anak remajanya. Tanti Edowati mulai bergabung dengan kita di tahun 2016, disaat itu Tanti yang murah hati bahkan merelakan rumah dan kantornya menjadi gudang BHP baksos katarak yang mana berjibun banyaknya. Sebagai Sekertaris yayasan, Tanti adalah sosok yang sangat bisa diandalkan, detail orientasi, bertanggung jawab dan sangat perhatian Walaupun sibuk menjalankan bisnis keluarga, Tanti selalu meluangkan waktu untuk membantu mengatur baksos katarak Terutama pengaturan dan pengiriman logistik , percetakan dan segala urusan jahit menjahit Bagi Tanti, tiada hari tanpa main Basket, olahraga yang ditekuni beliau sejak dulu. Beranggung jawab adalah motto nya Tanti, beliau selalu meluangkan waktu meminta bantuan karyawan-karyawannya untuk mensortir stock BHP yang dimiliki yayasan untuk menghindari terpakainya obat-obatan yang sudah expired

Pengawas

Teddy Sugianto

Ambil Langkah Bersama

Beri Cahaya, Beri Harapan: Bantu Pulihkan Penglihatan Saudara Kita